Kedapatan Bermesum di Mobil, Koki Hotel Dihajar Massa
Banda Aceh – Seorang koki hotel babak belur dihajar massa di Kampung Mulia Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Pasanya, ia kedapatan bermesum dengan seorang mahasiswi di mobil, Selasa (20/4) pukul 01.00 WIB.
Pasangan mesum tersebut, JML, 25, pemuda Langkat, Sumatera Utara yang tinggal di Deah Baro, Kecamatan Meuraxa Banda Aceh dan DAR 18, mahasiswi asal Alui Ie Puteh Aceh Utara yang tinggal di asrama di Kawasan Batoh, Banda Aceh.
JML babak belur dihakimi massa, sehingga mata kiri dan bibir bagian atas mengalami pembengkakan serta lembam di sekujur tubuhnya. JML juga tak mampu lagi berdiri akibat dihajar massa. Pasangan mesum ini juga sempat direndam di parit.
Kepala Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh Dwi Putrasyah pasangan itu akhirnya diamankan setelah ia tiba di lokasi kejadian yang tak jauh dari rumahnya. “Akhirnya, keduanya diboyong ke Kantor Satpol PP dan WH Banda Aceh,” kata dia.
Di Kantor Satpol PP dan WH, JML mengakui kalau dirinya bersetubuh dengan DAR dalam mobil yang disewanya. “Saya bugil ketika ditangkap warga. Sedangkan DAR mengenakan busana, namun tanpa celana dalam,” aku JML.
Sebelum bermesum, JML dan DAR sempat jalan-jalan ke Pantai Ulee Lhee dengan sepeda motor. Namun, terlintas dipikirnya menyewa mobil. Ia pun menyewa mobil dan melaju ke Sare Aceh Besar dan kembali lagi ke Banda Aceh. Keduanya kembali singgah ke Ulee Lhee.
Dalam perjalanan ke Ulee Lhee, JML sempat meminta DAR untuk melepaskan busananya. DAR pun menuruti permintaan tersebut. Melihat DAR tanpa busana, JML dengan leluasa meraba tubuh wanita muda itu.
Merasa tidak aman di Ulee Lheue, JML banting setir menuju Kampung Mulia dan memarkirkan mobil di halaman sebuah bengkel. Di tempat itu, keduanya melampiaskan nafsu.
Tak beberapa lama nafsu keduanya terpuaskan. datang segerombolan warga yang sejak dari tadi curiga melihat mobil tersebut bergoyang-goyang.
Warga mengintip dari jendela mobil dan melihat keduanya tergolek lemas. Tanpa komando, pasangan tersebut diseret keluar mobil dan secara beramai-ramai menghakimi penzina tersebut. Akhirnya JML menjadi sasaran amuk massa karena DAR keburu pingsan dan mulutnya berbusa.
Warga menduga perempuan itu pingsan karena pengaruh obat perangsang. Untuk memastikannya, Dwi Putrasyah memerintahkan agar segera memboyong DAR ke rumah sakit. Sedangkan JML digendang ke Kantor Satpol PP dan WH.
DAR mengaku sadar kalau dirinya disetubuhi lelaki yang baru dikenalnya tiga hari lalu lewat telepon genggam. Namun, DAR tidak mampu menolak keinginan JML.
Dwi Putrasyah mengatakan kasus tersebut akan dilimpahkan kepada polisi untuk menindaklanjuti kemungkinan adanya penggunaan obat ataupun ada indikasi pemaksaan terhadap DAR.
“Jika memang ada pemaksaan, maka akan diproses sesuai dengan hukum. Jika melakukan atas dasar suka sama suka, maka kedua orang tua mereka akan dipanggil untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Dwi Syahputra
Sampai berita ini turun belum ada kepastian apakah DAR menggunakan obat perangsang ataupun dipaksa JML. Sebab, DAR masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara. (*/ha/car)
Komentar