<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SEPUTAR ACEH.com &#187; Foto</title>
	<atom:link href="http://seputaraceh.com/foto/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://seputaraceh.com</link>
	<description>Aceh selengkapnya...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 14:10:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Putri Kopi Indonesia: Dongkrak Citra Kopi Tanah Air</title>
		<link>http://seputaraceh.com/2012/01/31/putri-kopi-indonesia-dongkrak-citra-kopi-tanah-air</link>
		<comments>http://seputaraceh.com/2012/01/31/putri-kopi-indonesia-dongkrak-citra-kopi-tanah-air#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 12:27:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi Duta Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Miss Coffee Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Miss Coffee Indonesia 2012]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Kopi Aceh 2012]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Kopi Indonesia 2012]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seputaraceh.com/?p=6431</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Asosiasi Duta Indonesia bekerja sama dengan berbagai institusi selenggarakan pemilihan Miss Coffee Indonesia 2012. Tujuannya antara lain untuk meningkatkan citra dan ekspor kopi Indonesia di mancanegara. Ajang Miss Coffee yang baru pertama kali diadakan ini, digagas oleh Indonesia. Rencananya juga diadakan pemilihan Miss Coffee International 2012 di Bali. &#8220;Misi kegiatan ini antara lain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta &#8211; Asosiasi Duta Indonesia bekerja sama dengan berbagai institusi selenggarakan pemilihan Miss Coffee Indonesia 2012. Tujuannya antara lain untuk meningkatkan citra dan ekspor kopi Indonesia di mancanegara.</strong></p>
<p>Ajang Miss Coffee yang baru pertama kali diadakan ini, digagas oleh Indonesia. Rencananya juga diadakan pemilihan Miss Coffee International 2012 di Bali.</p>
<p>&#8220;Misi kegiatan ini antara lain melalui Miss Coffee, warung atau kedai kopi yang banyak terdapat di negeri ini, bisa menyediakan kopi asli Indonesia. Selain itu lebih banyak lagi masyarakat penikmat kopi yang mengonsumsi kopi asli Indonesia,&#8221; kata Kuntari Sapta Nirwindar, Ketua Penyelenggara Miss Coffee Indonesia, sore ini di Jakarta.</p>
<p>Dia menuturkan acara tersebut akan akan diikuti oleh 30 provinsi, yang tingkat konsumsi peminum kopinya tergolong besar di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Seleksinya diadakan Februari-Mei 2012. Setiap provinsi akan diwakili satu pemenang dari wilayahnya, yang sekaligus akan menjadi duta daerah. Mereka yang terpilih akan mengikuti karantina. Dan Malam Grand Final Miss Coffee Indonesia 2012 akan digelar 6 Juni,&#8221; kata Lanny Rahardi, Ketua Humas Asosiasi Duta Indonesia (ADI).</p>
<p>Pemenang Miss Coffee Indonesia 2012, ujarnya, akan ikut bertanding pada ajang Miss Coffee International, yuang diselenggakan pada Oktober di Bali. Rencananya ajang ini akan diikuti oleh 26 negara.</p>
<p>Dalam pelaksanaan event tersebut ADI bekerja sama dengan Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan instansi lainnya.</p>
<p>Lannya menuturkan ajang tersebut akan memilih kaum perempuan berpenampilan menarik, yang nantinya akan menjadi juru bicara Indonesia di mata dunia tentang kopi. Syarat pesertanya adalah perempuan muda berusia 17-24 tahun, belum menikah, tinggal di Indonesia, dan mempunyai kepribadian, serta paham mengenai kopi asli Indonesia.(Bisnis Indonesia)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seputaraceh.com/2012/01/31/putri-kopi-indonesia-dongkrak-citra-kopi-tanah-air/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Top 10 Rangking Situs di Dunia</title>
		<link>http://seputaraceh.com/2012/01/25/top-10-rangking-situs-di-dunia</link>
		<comments>http://seputaraceh.com/2012/01/25/top-10-rangking-situs-di-dunia#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 16:03:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Alexa]]></category>
		<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[Pagerank]]></category>
		<category><![CDATA[Situs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seputaraceh.com/?p=6418</guid>
		<description><![CDATA[PUNYA situs terkenal dan menjadi top ten di dunia siapa yang tidak ingin. Selain pintar dalam memenej juga dibutuhkan usaha. Seperti mengerti marketing serta branding untuk menjual sebuah produk. Kali ini kita tidak membahas bagaimana cara membuat situsnya, namun kami akan merilis sepuluh situs di dunia yang mungkin sering Anda gunakan dengan urutan dari Alexa, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PUNYA </strong>situs terkenal dan menjadi <em>top ten </em>di dunia siapa yang tidak ingin. Selain pintar dalam memenej juga dibutuhkan usaha. Seperti mengerti marketing serta <a href="http://seputaraceh.com/2010/02/20/aceh-dalam-branding-domain-web" target="_blank">branding</a> untuk menjual sebuah produk.</p>
<p>Kali ini kita tidak membahas bagaimana cara membuat situsnya, namun kami akan merilis sepuluh situs di dunia yang mungkin sering Anda gunakan dengan urutan dari Alexa, kami menggunakan parameter dari situs <em><a href="http://www.neatstat.com/">www.neatstat.com</a> </em>dengan metode &#8216;high Alexa Rank Website&#8217;.</p>
<p>Dari kesepuluh situs yang kami lihat, hanya ada satu situs dari negara China sedangkan lainnya adalah dari Amerika Serikat (US). Inilah 10 situs di dunia menurut rangking (pagerank -PR- dengan 9 semua) dari Alexa:</p>
<ol>
<li>Google.com &#8211; situs yang sering digunakan untuk mencari berbagai rujukan ini memiliki nilai jual (worth) $2,190,021,339 USD</li>
<li>Facebook.com &#8211; situs pertemanan yang saat ini paling besar di dunia, namun sayang PR 0 (?) dengan nilai jual $1,100,870,619 USD</li>
<li>Youtube.com &#8211; situs untuk mencari berbagai video ini juga afiliasi dari Google, nilai jual $736,208,669 USD</li>
<li>Yahoo.com &#8211; situs yang dikenal dengan layanan email, nilai jual $553,380,965 USD</li>
<li>Baidu.com &#8211; situs mesin pencari tersebar dari China ini masuk dalam deretan situs AS lainnya dengan nilai jual $443,466,086 USD</li>
<li>Wikipedia.org &#8211; situs yang menyediakan jutaan artikel dengan ratusan bahasa di dunia ini juga memiliki nilai jual$370,074,244 USD</li>
<li>Blogspot.com &#8211; penyedia blog gratis dari <em>blogger.com</em> yang telah diakuisisi oleh Google memiliki nilai jual $317,583,229 USD</li>
<li>Live.com &#8211; situs afiliasi dari <em>Microsoft.com</em> untuk juga mendapatkan posisi dalam 10 besar senilai$278,171,196 USD</li>
<li>Twitter.com &#8211; situs jejaring sosial <em>microblogging</em> yang hadir sejak 2006 juga mendapat nilai jual $247,487,632 USD</li>
<li>Kimo.com &#8211; salah satu situs entertainment yang tidak begitu familiar di Indonesi juga menjadi sepuluh besar dari situs dunia dengan nilai jual $326,922,668 USD</li>
</ol>
<p>Hanya situs Facebook yang tidak tertulis PR, memang aneh apakah ini terjadi kesalahan dari mesin atau memang sabotase situs afiliasi lainnya. Entahlah!(<strong>af</strong>)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seputaraceh.com/2012/01/25/top-10-rangking-situs-di-dunia/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ulama Aceh Minta Pemerintah Tutup Salon Yang Menyimpang</title>
		<link>http://seputaraceh.com/2012/01/24/ulama-aceh-minta-pemerintah-tutup-salon-yang-menyimpang</link>
		<comments>http://seputaraceh.com/2012/01/24/ulama-aceh-minta-pemerintah-tutup-salon-yang-menyimpang#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 17:35:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[Banda Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[human trafficking]]></category>
		<category><![CDATA[psk]]></category>
		<category><![CDATA[salon]]></category>
		<category><![CDATA[Syariat Islam]]></category>
		<category><![CDATA[ulama aceh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seputaraceh.com/?p=6398</guid>
		<description><![CDATA[Banda Aceh &#8211; Maraknya salon kecantikan di Aceh mendapat perhatian serius dari tokoh agama. Pasalnya, salon-salon kecantikan tersebut diduga disalahgunakan sebagai tempat maksiat. Kalangan ulama dari provinsi yang menerapkan undang-undang syariah ini pun meminta pemerintah untuk menutup rumah kecantikan alias salon yang telah menyimpang dalam pelaksanaan syariat Islam, khususnya di kota Banda Aceh. &#8220;Kami menyerukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Banda Aceh &#8211; Maraknya salon kecantikan di Aceh mendapat perhatian serius dari tokoh agama. Pasalnya, salon-salon kecantikan tersebut diduga disalahgunakan sebagai tempat maksiat.</strong></p>
<p>Kalangan ulama dari provinsi yang menerapkan undang-undang syariah ini pun meminta pemerintah untuk menutup rumah kecantikan alias salon yang telah menyimpang dalam pelaksanaan syariat Islam, khususnya di kota Banda Aceh.</p>
<p>&#8220;Kami menyerukan pemerintah untuk menutup salon-salon khususnya di Kota Banda Aceh, karena sudah terindikasi sebagian hanya berkedok sebagai rumah kecantikan,&#8221; kata Sekjen Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk Faisal Aly di Banda Aceh, Senin (23/1).</p>
<p>Hal itu disampaikan menanggapi adanya laporan yang menyebutkan ada pengusaha salon di kota Banda Aceh terlibat dalam perdagangan manusia (<em>human trafficking</em>).</p>
<p>Bahkan, dia menambahkan, keberadaan sebagian besar rumah kecantikan telah melanggar penerapan syariat Islam secara kaffah (menyeluruh) di kota Banda Aceh.</p>
<p>Artinya, usaha itu hanya berkedok salon tapi ternyata dijadikan sebagai tempat berbuat maksiat (mesum). Bahkan, telah dilaporkan salah satu salon di kota Banda Aceh menjadikan wanita belasan tahun sebagai budak nafsu (pekerja seks komersial).</p>
<p>&#8220;Jadi, lebih banyak mudharatnya daripada manfaat adanya salon-salon tersebut, tidak hanya sebagai lokasi maksiat tapi juga telah meracuni anak-anak untuk berbuat jahat,&#8221; kata Faisal.</p>
<p>Terkait dengan keterlibatan pemilik salon dalam kasus perdagangan manusia yakni dua anak tersebut dijadikan sebagai wanita penghibur (PSK), ia meminta aparat kepolisian untuk mengungkap jaringan, terutama indikasi adanya dalang di Kota Banda Aceh itu.</p>
<p>&#8220;Kami minta aparat kepolisian untuk menelusuri tokoh intelektual dibalik perdagangan anak yang telah dipekerjakan di salon di Kota Banda Aceh tersebut,&#8221; kata dia menambahkan.</p>
<p>Bahkan, ia meminta para pelaku yang terlibat dalam kasus perdagangan manusia itu untuk dihukum rajam.</p>
<p>&#8220;Pelaku itu sudah tidak berperikemanusian dengan menjual anak-anak dibawah umur untuk dijadikan pemuas nafsu. Kelakuan tersangka itu pantas dihukum rajam sampai mati,&#8221; kata Faisal Aly.(rol)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seputaraceh.com/2012/01/24/ulama-aceh-minta-pemerintah-tutup-salon-yang-menyimpang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga Tionghoa di Aceh Rayakan Imlek 2563</title>
		<link>http://seputaraceh.com/2012/01/23/ribuan-w-tionghoa-di-aceh-rayakan-imlek-2563</link>
		<comments>http://seputaraceh.com/2012/01/23/ribuan-w-tionghoa-di-aceh-rayakan-imlek-2563#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 09:11:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Serambi Mekkah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seputaraceh.com/?p=6392</guid>
		<description><![CDATA[Banda Aceh &#8211; Ribuan warga etnis Tionghoa dan penganut agama Budha di provinsi Aceh memadati rumah ibadah Vihara Dharma Bhakti untuk menjalani ritual dan persembahyangan menyambut tahun baru China (Imlek) 2563/2012. Wartawan ANTARA dari Banda Aceh, Senin, melaporkan ribuan warga Tionghoa dan penganut agama Budha yang berdomisili di Kota Banda Aceh dan kabupaten Aceh Besar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Banda Aceh &#8211; Ribuan warga etnis Tionghoa dan penganut agama Budha di provinsi Aceh memadati rumah ibadah Vihara Dharma Bhakti untuk menjalani ritual dan persembahyangan menyambut tahun baru China (Imlek) 2563/2012.</strong></p>
<p>Wartawan ANTARA dari Banda Aceh, Senin, melaporkan ribuan warga Tionghoa dan penganut agama Budha yang berdomisili di Kota Banda Aceh dan kabupaten Aceh Besar sejak Minggu (22/1) pukul 23.00 WIB mulai memadati rumah ibadah Vihara Dharma Bhakti, Peunayong, Banda Aceh.</p>
<p>&#8220;Sudah menjadi tradisi setiap pergantian tahun baru China kami berkumpul di Vihara untuk berdoa agar ditahun ini mendapat limpahan rezeki, kesehatan dan kesejahteraan,&#8221; kata Ketua yayasan Vihara Dharma Bhakti Yuswar.</p>
<p>Menurutnya, warga keturunan Tionghoa yang merayakan Imlek di Aceh juga mendoakan agar daerah itu dalam kedamaian serta terhindar dari berbagai bencana.</p>
<p>Ia mengatakan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar terdapat sekitar 3.800 warga keturunan Tionghoa.</p>
<p>Ramainya warga keturunan yang memadati rumah ibadah di jalan Panglima Polem, Peunayong itu mengundang perhatian ratusan masyarakat, mereka pun menghentikan laju kendaraan dan ikut menyaksikan warga keturunan yang merayakan malam pergantian tahun baru china itu.</p>
<p>Yuswar juga mengatakan bagi warga keturunan Tionghoa perayaan imlek bertujuan mempererat ikat persaudaraan dan berdoa agar mendapat berkah rezeki, kesehatan dan kesejahteraan di masa yang akan datang.</p>
<p>&#8220;Apapun agama yang dianut warga keturunan namun mereka tetap merayakan pergantian tahun ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia mengimbau, seluruh masyarakat warga keturunan Tionghoa di Aceh agar senantiasa menjalin persatuan dan kesatuan, saling menghormati sehingga dapat hidup secara rukun dan damai.(ant)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seputaraceh.com/2012/01/23/ribuan-w-tionghoa-di-aceh-rayakan-imlek-2563/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fenomena Ganja Aceh: Potensi atau Proteksi?</title>
		<link>http://seputaraceh.com/2011/12/19/fenomena-ganja-aceh-potensi-atau-proteksi</link>
		<comments>http://seputaraceh.com/2011/12/19/fenomena-ganja-aceh-potensi-atau-proteksi#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 15:19:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ademin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena Ganja]]></category>
		<category><![CDATA[Ganja]]></category>
		<category><![CDATA[Ganja Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Ganja Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Zat THC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seputaraceh.com/?p=6293</guid>
		<description><![CDATA[Menurut sejarahnya, ganja dibawa ke Aceh dari India pada akhir abad ke-19 ketika Belanda membuka perkebunan kopi di Dataran Tinggi Gayo. Pihak penjajah itu memakai ganja sebagai obat alami untuk menghindari serangan hama pohon kopi atau ulat pada tanaman tembakau. Walau Belanda yang membawanya ke dataran tinggi Aceh, namun menurut fakta yang ada, tanaman tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Menurut sejarahnya, ganja dibawa ke Aceh dari India pada akhir abad ke-19 ketika Belanda membuka perkebunan kopi di Dataran Tinggi Gayo.<br />
</strong><br />
Pihak penjajah itu memakai ganja sebagai obat alami untuk menghindari serangan hama pohon kopi atau ulat pada tanaman tembakau. Walau Belanda yang membawanya ke dataran tinggi Aceh, namun menurut fakta yang ada, tanaman tersebut bukan berarti sepenuhnya berasal dari negaranya. Bisa jadi tanaman ini dipungut dari daratan Asia lainnya seperti Cina dan Thailand.</p>
<p>Tanaman yang awalnya hanya berfungsi sebagai penyedap masakan, belakangan dimodifikasi dan dimanfaatkan para bandar untuk membujuk masyarakat “Serambi Mekkah” untuk terus menanam ganja. Secara esensial ganja sendiri yang pasti adalah tumbuhan liar biasa layaknya rumput yang ditumbuh dimana saja. Hanya saja, ganja tidak sembarang tumbuh di tanah. Menjamurnya tanaman ganja di Aceh sangat didukung oleh kondisi geografis, tanahnya juga subur, hujan teratur, dan posisi pegunungan dengan iklim yang relatif stabil, ditambah lagi keterisolasian akibat konflik sejak zaman Belanda, DI/TII sampai era GAM.</p>
<h4><span style="color: #008000;">Mengapa ganja dilarang?</span></h4>
<p>Inilah pertanyaan yang belum dimengerti masyarakat luas. Padahal berbagai kampanye telah dilakukan, bahkan pemerintah sendiri pun telah mengeluarkan undang-undang tentang larangan proses produksi, distribusi sampai tahap konsumsi ganja yang ditetapkan</p>
<div id="attachment_6297" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://seputaraceh.com/2011/12/19/fenomena-ganja-aceh-potensi-atau-proteksi/ganja" rel="attachment wp-att-6297"><img class="size-medium wp-image-6297" title="ganja" src="http://seputaraceh.com/wp-content/uploads/2011/12/ganja-300x225.jpg" alt="Ist/mahzilnews.blogspot.com" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Ist/mahzilnews.blogspot.com</p></div>
<p>dalam Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Salah satu sebab mengapa ganja menjadi tumbuhan terlarang adalah karena zat THC. Zat ini bisa mengakibatkan pengguna menjadi mabuk sesaat jika disalah gunakan.</p>
<p>THC juga mengikat reseptor anandamide dan menekan kegiatan pada hipokampus, daerah otak yang dipakai untuk belajar, ingatan, dan emosi.</p>
<p>Dalam penelitian meta analisis para ahli dari Universitas Cardiff dan Universitas Bristol, Inggris, pecandu ganja berisiko schizopherina, yakni peningkatan gejala seperti paranoid, mendengar suara-suara dan melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada yang berujung pada kelainan jiwa, seperti depresi, ketakutan, mudah panik, kebingungan dan berhalusinasi, serta gangguan kehamilan dan janin. Menghisap ganja dapat berdampak pada kerusakan paru-paru, seperti batuk, bronkitis, dan kerentanan terhadap selesma dahak.</p>
<p>Efek ganja yang terberat adalah di otak. Kerusakan otak yang terjadi merupakan kerusakan yang irreversible atau tak dapat diubah. Efek ganja di otak tergantung dari lama, jumlah, dan cara pemakaian. Efek yang terjadi ialah euforia, rasa santai, mengantuk, dan berkurangnya interaksi sosial. Pada kasus-kasus ganja lainnya (pemakaian dalam jumlah sangat banyak) dapat muncul perasaan curiga yang berlebihan (paranoid), halusinasi visual. Hingga saat ini belum ada teknik transplantasi untuk menggantikan bagian-bagian otak yang telah rusak akibat penggunaan ganja tersebut.(gatra)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seputaraceh.com/2011/12/19/fenomena-ganja-aceh-potensi-atau-proteksi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wow, Ada Benteng Jepang di Bireuen!</title>
		<link>http://seputaraceh.com/2011/08/13/wow-ada-benteng-jepang-di-bireuen</link>
		<comments>http://seputaraceh.com/2011/08/13/wow-ada-benteng-jepang-di-bireuen#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Aug 2011 09:19:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ademin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Benteng]]></category>
		<category><![CDATA[Bireuen]]></category>
		<category><![CDATA[Bungker]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Bireuen]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seputaraceh.com/?p=6111</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Aulia Fitri SIANG itu matahari telah sedikit condong ke arah barat, panas menyengat di kulit pada hari Minggu (7/8) itu masih begitu terasa di kulit. Tidak ada persiapan yang matang, lewat sebuah SMS koordinasi yang sederhana saya dan teman-teman komunitas menuju suatu titik yang masih dalam wilayah Bireuen. Tujuang kami tidak jauh-jauh, ingin tahu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Oleh Aulia Fitri</em></strong></p>
<p><strong> </strong>SIANG itu matahari telah sedikit condong ke arah barat, panas menyengat di kulit pada hari Minggu (7/8) itu masih begitu terasa di kulit.</p>
<p>Tidak ada persiapan yang matang, lewat sebuah SMS koordinasi yang sederhana saya dan teman-teman komunitas menuju suatu titik yang masih dalam wilayah Bireuen.</p>
<p>Tujuang kami tidak jauh-jauh, ingin tahu dan melihat sebuah kawasan industri di kawasan Cot Batee Geulungku, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen.</p>
<p>Sebenarnya daerah itu tidak ada yang begitu menarik, jika kita melewati jalan Medan &#8211; Banda Aceh yang telihat kiri dan kanan hanya pohon-pohon jalanan dan bukit-bukit yang menghiasi indahnya pemandangan di Aceh.</p>
<p>Cot Batee Geulungku memang dikenal dengan tempat istirahat bagi yang ingin memanjakan lidah dengan rujak Aceh plus air kelapa muda yang segar.</p>
<p>Kebetulan perjalanan yang kami lalui dalam suasana bulan Ramadhan, maka tidak heran, tempa atau gubuk sederhaba penjual diseputaran jalan lintas negara ini tidak berpenghuni dan tutup.</p>
<p>Hampir enam puluh menit kami menghabiskan waktu di jalan menuju dari Bireuen ke arah barat Cot Batee Geulungku.</p>
<p>Tidak lama sampai di atas jalan perbukitan sana, kita akan melihat sebuah kompleks Batalion Infantri.</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 356px"><img src="http://aulia87.files.wordpress.com/2011/08/photo0236.jpg" alt="Bungker Jepang" width="346" height="461" /><p class="wp-caption-text">Pintu utama bungker Jepang yang berada di kawasan Cot Batee Geulungku, Kec. Simpang Mamplam, Bireuen</p></div>
<p>Berselang beberapa menit, kami pun mengarahkan kemudi ke sebelah utara memasuki jalan bebatuan dan tanah bukit. Disanalah kami bertemu dengan sebuah benteng atau bisa disebut dengan bungker peninggalan Jepang pasca Perang Dunia II, yang sempat mendarat ke Aceh sekitar tahun 1942-1945.</p>
<p>Menurut informasi yang kami dapat, seperti yang pernah Kepala Bappeda Bireuen, Ir. Razuardi Ibrahim yang mengetahui keberadaan tempat sejarah tersebut dari hasil-hasil bincang-bincangnya bersama rekannya asal negara Jepang.</p>
<p>Setibanya kami di lokasi bungker yang kini sedang dilakukan pemugaran oleh warga sekitar, bungker yang lebih mirip gua bawah tanah ini mempunyai arsitektur beton. Dari sinilah kami menggali informasi lebih lanjut dari seorang mandor pekerja disana yang mengatakan bahwa untuk masuk ke dalam bungker ini memang sedikit mengerikan.</p>
<p>“Beberapa pekerja yang melakukan pemugaran tempat ini, tidak ada satu pun yang berani masuk ke dalam,” kata Mandor kepada kami. Dari hasil amatan kami untuk memasuki bungker tersebut harus turun ke bawah lewat lebih kurang 15-17 anak tangga.</p>
<p>Pintu masuk yang berukuran 1×1,5 meter hanya bisa dimasuki oleh satu orang, menuju ke bawah mempunyai kedalam sekitar 5-6 meter dengan kondisi ruangan sangat gelap, tanpa ada penerangan. Namun, jika sudah berada di dasar bungker kita bisa menemui lubang-lubang cahaya yang sepertinya memang sengaja dirancang sebagai titik utama menuju jalan lainnya.</p>
<p>Menurut warga yang pernah masuk kedalam bungker tersebut, seperti yang diutarakan oleh mandor, mereka menemukan berbagai rangka manusia, seperti tengkorak, rambut, serta tulang belulang lainnya.</p>
<p>Belum ada keterangan jelas, sisa-sisa tulang belulang dari masa kapan (perang Jepang, PKI atau masa konflik) yang ada di dalam sana. “Belum ada tim arkeologi atau sejarahwan yang turun dan meneliti langsung ke tempat ini,” kata mandor.</p>
<p>Konon, pembuatan benteng lengkap dengan bungker oleh Jepang pada masa-masa sebelum merdeka menjadi tempat untuk pertahanan militer dan serangan dari sekutu.</p>
<p>Bentuk-bentuk pun beraneka ragam sebenarnya, salah satu bungker peninggalan Jepang masih sangat banyak bisa kita temukan di Sabang misalnya.</p>
<p>Bungker juga mempunyai fungsi yang bermacam-macam, misalnya sebagai tempat pengintaian, ruang tembak, ruang pertemuan, gudang dan dapur.</p>
<p>Ketebalan dinding rata-rata 50-70 cm, dari bahan beton bertulang, semen dan batu padas yang sudah tersedia di sekitarnya. Bungker-bungker biasanya dibangun saling berdekatan (30 m), serta dihubungkan dengan parit perlindungan yang berada di luar setinggi (1 m) pada umumnya. Tertarik untuk mengunjungi benteng peninggalan Jepang ini?[]</p>
<p><strong><em>*Anggota Aceh Blogger Community Reg. III Bireuen, pemilik blog http://aulia87.wordpress.com</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seputaraceh.com/2011/08/13/wow-ada-benteng-jepang-di-bireuen/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HBO Buat Film Dokumenter Penghapal Al-Quran</title>
		<link>http://seputaraceh.com/2011/08/04/hbo-buat-film-dokumenter-penghapal-al-quran</link>
		<comments>http://seputaraceh.com/2011/08/04/hbo-buat-film-dokumenter-penghapal-al-quran#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 02:35:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ademin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Dokumenter]]></category>
		<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[HBO]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seputaraceh.com/?p=6084</guid>
		<description><![CDATA[New York &#8211; Sebuah film dokumenter baru akan mengisahkan tiga anak Muslim penghapal Al-Quran. Ketiganya melakukan perjalanan ke Kairo, Mesir, untuk mengikuti Musabaqoh Hifdzul Quran (Kompetisi Penghapal Al-Quran) khusus pelajar. Kompetisi itu digelar setiap Ramadhan datang, diikuti sekitar 100 pelajar dari 70 negara. Adalah Greg Barker, wartawan perang dan pembuat film dokumenter “Ghosts of Rwanda”, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://www.pelitaonline.com/media/1311996262_b.jpg" alt="HBO" width="394" height="261" /><strong>New York &#8211; Sebuah film dokumenter baru akan mengisahkan tiga anak Muslim penghapal Al-Quran. Ketiganya melakukan perjalanan ke Kairo, Mesir, untuk mengikuti Musabaqoh Hifdzul Quran (Kompetisi Penghapal Al-Quran) khusus pelajar.</strong></p>
<p>Kompetisi itu digelar setiap Ramadhan datang, diikuti sekitar 100 pelajar dari 70 negara.</p>
<p>Adalah Greg Barker, wartawan perang dan pembuat film dokumenter “Ghosts of Rwanda”, yang tertarik memfilmkan ketiga pelajar penghapal Al-Quran itu. “Koran by Heart”, film dokumenter itu, akan ditayangkan perdana di HBO, Senin (1/8), atau hari pertama Ramadhan.</p>
<p>Film besutan Barker bercerita tentang tiga anak 10 tahun, dua laki-laki dan satu perempuan, ketika mereka mempersiapkan diri untuk kompetisi itu.</p>
<p>Ketiga anak itu mengabdikan masa kecil mereka untuk menghapal setiap huruf dari 6.666 ayat Al-Quran, bahkan meski mereka tidak berbicara dan memahami bahasa Arab.</p>
<p>&#8220;Inilah jendela ke sebuah dunia yang orang Barat atau non-Muslim tidak lihat. Ia menempatkan wajah manusia pada agama,&#8221; komentar Barker, seperti dikutip Newsok, Sabtu (307).</p>
<p>Sebagian besar bagian film tersebut fokus pada hubungan antara penghapal muda dan keluarga mereka, menyajikan sebuah pandangan tentang kehidupan keseharian keluarga Muslim secara lebih luas.</p>
<p>“Anak-anak ini masih sangat muda. Mereka tak paham tentang politik di sekitar Islam,” kata Barker. “Namun dengan melihat ke dalam kehidupan mereka, kita bisa memahami isu besar yang mereka hadapi.</p>
<p>Rifdha, misalnya, gadis dari Maladewa, adalah satu dari hanya 10 anak perempuan peserta kompetisi itu. Meskipun kedua orang tuanya ingin dia menjalani pendidikan, sang ayah tetap bersikeras anak gadisnya harus menjadi ibu rumah tangga. Sementara sang ibu menginginkan Rifdha bekerja sebagai wanita karir.</p>
<p>Nabiollah, dari Tajikistan, menerima pujian di dalam dan dari luar negeri atas kemampuan menghapal dan membaca Al-Quran. Namun unik, Nabiollah masih buta huruf dalam bahasa ibunya.</p>
<p>Djamil, dari Senegal, adalah satu-satunya wakil dari Afrika. Dia harus datang ke kompetisi sendiri tanpa keluarga atau sahabat yang menemani.<strong>[poc]</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seputaraceh.com/2011/08/04/hbo-buat-film-dokumenter-penghapal-al-quran/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bocah Laweung Lantunkan Hikayat Aceh</title>
		<link>http://seputaraceh.com/2011/07/27/bocah-laweung-lantunkan-hikayat-aceh</link>
		<comments>http://seputaraceh.com/2011/07/27/bocah-laweung-lantunkan-hikayat-aceh#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jul 2011 09:52:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ademin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Afdhal]]></category>
		<category><![CDATA[Hikayat Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Laweng]]></category>
		<category><![CDATA[Pidie]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seputaraceh.com/?p=6051</guid>
		<description><![CDATA[Laweung &#8211; Siapa sangka, bocah yang belum menginjak bangku SD bernama Afdhal asal gampong Sagoe, Laweung, Kabupaten Pidie ini sudah pandai melantunkan hikayat Aceh. Video amatir rekaman Afdhal yang beredar di YouTube dengan judul &#8220;afdal, bocah penghikayat acheh&#8221; akhirnya beredar luas di kalangan pengguna jejaring sosial baru-baru ini. Dalam video berdurasi 3 menit 32 detik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft" title="Bocah Laweung" src="http://aulia87.files.wordpress.com/2011/07/afdhal_hikayat_aceh.png" alt="" width="387" height="269" />Laweung &#8211; Siapa sangka, bocah yang belum menginjak bangku SD bernama Afdhal asal gampong Sagoe, Laweung, Kabupaten Pidie ini sudah pandai melantunkan hikayat Aceh.</strong></p>
<p>Video amatir rekaman Afdhal yang beredar di YouTube dengan judul &#8220;<a href="http://www.youtube.com/watch?v=JgAipNQj-08">afdal, bocah penghikayat acheh</a>&#8221; akhirnya beredar luas di kalangan pengguna jejaring sosial baru-baru ini.</p>
<p>Dalam video berdurasi 3 menit 32 detik tersebut, Afdhal yang terlihat begitu santai melantukan syair-syair hikayat Aceh tanpa ada rasa malu-malu.</p>
<p>Meme Muchen, pemilik video tersebut menerangkan bahwa keseharian Afdhal memang senang bermain dengan kawan-kawan sebayanya. Karena tertarik mendengar kelihaian Afdhal memainkan hikayat Aceh, Meme memanggilnya suatu hari untuk &#8216;acting&#8217; di depan <em>webcam</em> laptop.</p>
<p>&#8220;Namun, suara merdunya bisa menghibur kawannya di saat mereka kelelahan. Ia senang melantunkan hikayat Aceh yang didapatnya dari Sang Ibu tercinta&#8221;, tulis Meme dalam deskripsi video itu.</p>
<p>Ingin melihat aksi Afdhal, sila cek di <a href="http://seputaraceh.com/wp-admin/post-new.php">Afdhal Hikayat Aceh</a>. &#8221;Bagaimana, merdukan? Itulah harta terindah dari bocah Laweung itu&#8221;, tegas Meme di video yang diunggahnya pada tanggal 29 Juni yang lalu.<strong>(af)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seputaraceh.com/2011/07/27/bocah-laweung-lantunkan-hikayat-aceh/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Ngeblog Sampai Bikin Novel</title>
		<link>http://seputaraceh.com/2011/07/14/dari-ngeblog-sampai-bikin-novel</link>
		<comments>http://seputaraceh.com/2011/07/14/dari-ngeblog-sampai-bikin-novel#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jul 2011 11:55:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ademin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Blogger Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Novel Crush]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seputaraceh.com/?p=5975</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Menjadi seorang blogger memang bukan sesuatu yang sulit, menulis berbagai cerita dan pengalaman, aktivitas lintas blog dan masih sangat banyak lainnya ternyata akan membuat hasil yang patut dibanggakan jika ditekuni dengan baik. Meutia Halida Khairani atau akrab disapa Meutia, blogger cewek asal Aceh ini baru saya menerbitkan novel terbarunya. Novel terbarunya yang mengambil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta &#8211; Menjadi seorang blogger memang bukan sesuatu yang sulit, menulis berbagai cerita dan pengalaman, aktivitas lintas blog dan masih sangat banyak lainnya ternyata akan membuat hasil yang patut dibanggakan jika ditekuni dengan baik.</strong></p>
<p>Meutia Halida Khairani atau akrab disapa Meutia, blogger cewek asal Aceh ini baru saya menerbitkan novel terbarunya. Novel terbarunya yang mengambil latar dunia fantasy diberi judul &#8220;Crush&#8221;.</p>
<p>Cewek asal kota kuliner Sate Matang yang kini bekerja disalah satu perusahaan swasta di Jakarta mempunyai cerita menarik seputar aktivitasnya <em>ngeblog. </em>Pemilik blog <em><a href="http://rancupid.blogspot.com/">http://rancupid.blogspot.com</a></em>, sudah melanglang buana selama dua tahun dengan label blog Rancupid.</p>
<p>Menurut Meutia, novel &#8220;Crush&#8221; yang punya arti kehancuran tersebut adalah hasil inspirasinya selama bermain game Final Fantasy di Playstation. &#8220;Saya suka main game, karena ketularan sama game akhirnya jadi suka berhayal, ingin bikin cerita sekeren game itu,&#8221; tegas Mutia ketika dihubungi lewat Facebook.</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 211px"><img src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/74169_1741619545390_1385738434_1941711_3300834_n.jpg" alt="Meutia" width="201" height="280" /><p class="wp-caption-text">Meutia Halida Khairani/Dok. Pribadi</p></div>
<p>Tidak hanya itu, dalam novelnya tersebut Meutia juga mengangkat sosok kakak cowoknya yang diberinama Haikal. &#8220;Karakter Haikal dalam novel tersebut sama persis seperti karakter Abang (panggilan kakak cowok di Aceh) saya dalam kehidupan sehari-hari,&#8221; ujarnya. Terbitnya novel berjudul Crush ini juga menjadi inspirasi pertama bagi Meutia untuk menerbitkan novel lewat jalur mandiri alias<em> indie</em>.</p>
<p>Selain sibuk <em>ngeblog</em>, sampai saat ini Meutia masih masih fokus dengan masalah label &#8220;Rancupid&#8221; nama blognya sendiri yang akan dibuat sebagai media dan nama penerbit juga kedepannya. Lewat aktivitas<em> ngeblog</em> yang hampir dua tahun belakangan ini, berbagai pengalaman pun banyak didapat Meutia lewat berbagai event besar yang diikutinya, seperti dari Blackberry, tampil di majalah CHIC, bahkan diundang ke berbagai acara dan talkshow.</p>
<p>Tidak lupa, Meutia juga memberikan sedikit tips untuk blogger yang suka nulis dan ingin menerbitkan buku dan sering terkendala urusan modal, Meutia menyarakan lewat <em>nulisbuku.com</em>. &#8220;Lewat situs itu, kita tidak perlu modal sama sekali, apalagi mereka juga sudah terkenal lewat jaringan <em>worldwide</em>-nya. Tapi, kalau yang punya modal pilih saja untuk menerbitkan sendiri, ya hitung-hitung bisa dapat untung lebih,&#8221; tambahnya sambil tertawa.</p>
<p>Meutia juga memberi pesan bagi blogger, untuk tetap setia mengelola baik blog dengan membuat kategori sesuai tema-temanya. Siapa tahu, kedepan blog yang dikelola bisa jadi sebuah buku dengan kreasi Anda.<strong>(af)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seputaraceh.com/2011/07/14/dari-ngeblog-sampai-bikin-novel/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penyerahan Plakat Acara Promosi Aceh di Denmark</title>
		<link>http://seputaraceh.com/2011/07/14/penyerahan-plakat-acara-promosi-aceh-di-denmark</link>
		<comments>http://seputaraceh.com/2011/07/14/penyerahan-plakat-acara-promosi-aceh-di-denmark#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jul 2011 19:40:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ademin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Denmark]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seputaraceh.com/?p=5993</guid>
		<description><![CDATA[Ir. Anwar Muhammad, Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh (kiri) sedang menyerahkan pelakat kepada Tarmizi Age, Koordinator WAA pada acara promosi Sabang, Aceh di Aalborg &#8211; Denmark. Foto direkam Selasa (12/7). (Faisal Abdurrahman-WAA)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://samanui.files.wordpress.com/2011/07/ir-anwar-muhammad-kepala-badan-investasi-dan-promosi-aceh-sedang-menyerahkan-pelakat-kepada-tarmizi-age-koordinator-waa-pada-acara-prommosi-sabang-aceh-di-aalborg-denmark-12-juli.png" alt="Penyerahan Plakat" width="388" height="251" /><br />
Ir. Anwar Muhammad, Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh (kiri) sedang menyerahkan pelakat kepada Tarmizi Age, Koordinator WAA pada acara promosi Sabang, Aceh di Aalborg &#8211; Denmark. Foto direkam Selasa (12/7). (Faisal Abdurrahman-WAA)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seputaraceh.com/2011/07/14/penyerahan-plakat-acara-promosi-aceh-di-denmark/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

