Sabang, Pintu Masuk Dunia

Sabang — Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sapta Nirwandar menyatakan Kota Sabang membutuhkan banyak penginapan dalam upaya menampung seluruh wisatawan yang berlibur ke kawasan tersebut.

“Infrastruktur yang ada saat ini sudah memadai, cuma jumlah jasa perhotelan yang perlu dikembangkan lebih banyak dalam memberikan tempat penginapan bagi pelancong,” katanya di Sabang, Minggu (23/12) lalu.

Menurut Sapta, Sabang merupakan salah satu destinasi wisata di Tanah Air yang menyimpan potensi cukup besar dalam menarik minat pelancong dalam dan luar negeri. “Keindahan alam dan letak yang strategis sebagai pintu masuk dunia, sudah sangat tepat Sabang sebagai kawasan pariwisata,” katanya.

Karena itu, Sapta menyarankan agar pemerintah kota dapat mengajak para investor untuk berinvestasi di sektor jasa penginapan dan perhotelan. “Kami yakin dengan banyaknya hotel maka para pelancong tidak khawatir dengan masalah penginapan saat tiba di Sabang,” katanya.

Kota Sabang merupakan daerah berjarak sekitar 15 mil laut dari Kota Banda Aceh atau dengan jarak tempuh sekitar 45 menit untuk kapal cepat dan sekitar dua jam dengan feri.

Sapta menambahkan, dukungan yang diberikan oleh masyarakat di kota tersebut cukup baik sehingga akan memberi dampak positif terhadap jumlah kunjungan tamu yang akan datang ke Sabang.

“Kami terus berupaya meningkatkan promosi dan menggelar berbagai event dalam rangka mempromosikan Sabang sebagai daerah destinasi di Indonesia kepada dunia,” kata Sapta.

Selain itu, pihak Kemenparekraf juga siap mendukung dan pembinaan untuk ekonomi kreatif di Sabang, dalam rangka menumbuhkan daya saing produk lokal Sabang untuk wisatawan yang ingin membawa pulang “buah tangan”.

“Kami siap untuk membantu desain dan pembinaan terhadap pelaku ekonomi kreatif yang mengolah buah tangan yang akan dibawa pulang setiap pelancong dari Sabang khususnya,” ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Sabang, Zulkifli mengatakan pihaknya sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah investor yang akan menanam sahamnya di bidang jasa perhotelan. “Kami saat ini sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah investor dan kami berharap kerja sama ini dapat terwujud,” kata Zulkifli. (ant)

Saling berbagi

PinIt

Tinggalkan Balasan