Seputar Aceh

Kuliner

Pengat Ikan Depik

Maret 8, 2010 by Redaksi in Kuliner with 6 Comments

SALAH satu kuliner khas Gayo adalah penganan dari ikan depik. Jenis ikan langka–bahasa latinnya ‘Rasbora Tawarensis’–ini hanya hidup dan terdapat di danau laut tawar, Aceh Tengah. Depik yang hanya berukuran sebesar telunjuk orang dewasa sering dimasak menjadi dedah depik kering, peyek depik dan pengat depik.

Pengat jenis kuliner gulai yang rasanya agak asam dan pedas. Bumbu masakannya tidak selangka ikannya, cukup bawang merah, cabai merah, kunyit dan asam sunti dan air jeruk nipis, semuanya digiling halus. Bumbu ini tidak ditumis dengan minyak sebagaimana memasak gulai ikan lainya, tapi dicampur dengar air dan depik sekalian, jangan lupa garam secukupnya.

Biar lebih enak, depik segar langsung diolah dan dibersikan kalau tidak lemak-lemak dari ikan depik akan keluar. Selanjutnya media masak biasanya kuali dari tanah, dan dimasak hingga kering hingga bumbunya agak mirip masakan pepes.

Kuliner yang satu ini khas masyarakat Gayo, masakan pengat tidak hanya dimasak dengan ikan depik, ikan bawal juga makyus. (Pozan Matang)

Tagged , , ,

Related Posts

6 Comments

  1. khalisuddinMar 10, 2010 at 01.29Reply

    menarik, cuma jika berkenan, nama latin (ilmiah) ikan Depik bukan Rasbora Leptosoma, tapi “Rasbora Tawarensis”

    Saleum
    Khalisuddin

    • PozanMar 10, 2010 at 09.10Reply

      Terima kasih atas responya. Kesalahan sudah diperbaiki.

  2. khalisuddinMar 13, 2010 at 01.15Reply

    trims…kru seumangat…
    saleum kenal

  3. diniApr 28, 2010 at 08.25Reply

    ehmmmm jd inget ken pengat ine d rmh huuuuhh nyumiiii :)

  4. rinaMei 7, 2010 at 07.56Reply

    hiks hiks
    jd pingin cpt2 pulng ke takengon ne…..

  5. rahmaDes 16, 2010 at 09.33Reply

    nge lemem gere penah magan depik ne,
    pengeeeeen….

Leave a reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Gallery
  • Gempa Aceh Dalam Gambar
  • Potret Pemilukada Aceh 9 April 2012
  • 3 Fotografer Indonesia Juarai Lomba Foto Internasional
  • Tun Sri Lanang, Kisah yang Terkubur Tiga Abad Lalu
  • Tsunami Track Jadi Andalan Wisata Banda Aceh