Berita
Buruh Bangunan Perkosa Nenek Lumpuh
Lhokseumawe – Seorang buruh bangunan dihajar massa hingga babak belur karena kedapatan memerkosa wanita berusia 74 tahun, Kamis (1/4/2010) sekitar pukul 22.00 WIB.
Pelaku berinisial Mun, 28, warga Gampong Ulee Tanoh, Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara sedangkan korban Ais, nenek lumpuh, warga Mongeudong, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat Mun bertamu ke rumah Ais. Awalnya, Mun memijat-mijat kaki dan paha Ais yang terbaring lemah di kamar tidurnya karena sebagian anggota badannya lumpuh.
Kemudian, Mun menindih dan memerkosa Ais yang saat itu hanya memakai kain sarung. “Entah karena kesakitan, tiba-tiba nenek itu menjerit, sehingga terdengar anak kos di lantai dua rumah nenek tersebut,” kata sejumlah warga Mongeudong, Jumat (2/4/2010).
Anak kos tersebut, kata warga, langsung melaporkan pemerkosaan itu kepada warga lainnya. Beberapa saat kemudian, massa menangkap Mun dan menghajarnya hingga babak belur.
Tak berapa lama, datang petugas Polsek Banda Sakti mengamankan Mun dari amuk massa. Saat itu kondisi Mun sudah berdarah, wajah dan anggota badan luka-luka serius. “Selama ini Mun tinggal di Mongeudong karena bekerja sebagai buruh bangunan di samping rumah nenek Ais,” kata warga.
Mun yang ditemui di Mapolsek Banda Sakti, mengakui telah memerkosa nenek Ais. Kejadian itu terjadi karena dirinya tidak dapat mengontrol nafsu yang sudah naik ke ubun-ubun.
“Saya sering bertamu ke rumah nenek itu karena saya kasihan melihat kondisinya yang lumpuh. Tapi baru tadi malam saya melakukan perbuatan itu. Saya menyesal sekali,” kata Mun yang mengaku masih lajang dan hanya berpendidikan sekolah dasar.
Kapolsek Banda Sakti AKP Adi Sofyan, membenarkan telah mengamankan Mun. Setelah diamankan dari amuk massa, pelaku langsung dibawa ke rumah sakit.
“Malam itu petugas yang sedang patroli melihat ada orang yang dipukuli oleh massa di Mongeudong sehingga diamankan,” kata dia. Selain itu, polisi juga telah menerima laporan pengaduan dari Mahmuddin, 46, anak nenek Ais.(*/ha/nsy)
